Tingkat Kepribadian pada Anak Kelas 1 SMP
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Tingkat
kepribadian seorang anak dapat dilihat
dari banyak aspek yang dimiliki anak tersebut. Setiap anak memiliki tingkat
kepribadian yang berbeda, itu semua
tergantung dari masing-masing kepribadian yang dimiliki oleh anak tersebut.
Kepribadian sukses yang dimiliki oleh seorang anak dapat menjadi potensi untuk
menjadikannya sukses di masa yang akan datang. Kepribadian sukses yang dimiliki
oleh seorang anak dapat dilihat dari bagaimana kemampuan seorang anak tersebut
mampu mengarahkan dan memimpin dirinya sendiri. Bagaimana anak tersebut mampu
memahami dirinya sendiri dan orang lain. Bagaimana keberaniannya dalam
mengambil tindakan dan memiliki kepercayaan diri yang positif.
Di dalam pergaulan
atau percakapan sehari-hari, tidak jarang kita mendengar dan bahkan menggunakan
kata pribadi atau kepribadian, tanpa memikirkan lebih lanjut apa arti yang
sebenarnya dari kata-kata itu. Ucapan-ucapan seperti: itu adalah pendapat
“pribadi” saya, si A memang orang yang “kepribadiannya” teguh, si B orang
“pribadinya” lemah dan sebagainya, menunjukkan kepada kita bermacam-macam penggunaan
kata “pribadi” dan “kepribadian” itu, sehingga makna atau arti tersebut di atas
di samping untuk menunjukkan terhadap individu seseorang yang berdiri sendiri
terlepas dari individu yang lain, biasanya selalu dikaitkan dengan pola-pola
tingkah laku manusia yang berhubungan dengan norma-norma yang baik, itu dipakai
untuk menunjukkan adanya ciri-ciri yang khas pada individu seseorang.
Meskipun kita lihat adanya perbedaan-perbedaan dalam
cara merumuskan personality, namun di dalamnya kita dapat melihat adanya
persamaan-persamaan atau persesuaian pendapat satu sama lain. Di antaranya,
ialah bahwa kepribadian (personality) itu dinamis, tidak statis atau tetap
tanpa perubahan. Ia menunjukkan tingkah laku yang terintegrasi dan merupakan
interaksi antara kesanggupan-kesanggupan bahwa yang ada pada individu dengan
lingkungannya. Ia bersifat psiko-pisik, yang berarti baik faktor jasmaniah
maupun rohaniah individu itu bersama-sama memegang peranan dalam kepribadian.
Ia juga bersifat unik, artinya kepribadian seseorang sifatnya khas, mempunyai
ciri-ciri tertentu yang membedakannya dari individu yang lain.
Perumusan
masalah didalam penelitian ini adalah:
1. Apayang dimaksud dengan kepribadian
2. Bagaimana
tingkat kepribadian yang dimiliki oleh dua orang anak kelas 1 SMP?
3. Faktor apa saja yang mempengaruhinya?
4. Bagaimanakah peran tingkat kepribadian pada kehidupan
anak SMP kelas 1 ?
1. Untuk mengetahui apa itu kepribadian
2. Untuk
mengetahui seberapa besar tingkat kepribadian yang dimiliki oleh dua orang anak kelas 1 SMP.
3. Untuk mengetahui factor apa saja yang mempengaruhi
tingkat kepribadian tersebut.
4. Untuk mengetahui peran tingkat kepribadian pada kehidupan anak kelas 1 SMP .
1.
Konsep Dasar
Perkembangan Kepribadian Seorang Anak Kelas 1 SMP
a. Pengertian
Menurut Ngalim Purwanto (1990:15), kepribadian atau
personality berasal dari bahasa Latin, yaitu personare yang berarti
mengeluarkan suara (to sound trough). Istilah ini, digunakan untuk menunjukkan
suara dari percakapan seorang pemain sandiwara melalui topeng (masker) yang
dipakainya. Sedangkan menurut Agus Sujanto (1986:10), kepribadian berasal
dari kata personality, yang berasal dari kata persona (bahasa
Latin) yang berarti kedok atau topeng, yaitu tutup muka yang sering dipakai
oleh pemain-pemain panggung, yang maksudnya untuk menggambarkan perilaku watak
atau pribadi seseorang.
Kepribadian menurut GW. Allport adalah suatu
organisasi yang dinamis dari sistem psikofisis individu yang menentukan tingkah
laku dan pemikiran individu secara khas.
Kepribadian juga merupakan jumlah total kecenderungan bawaan atau
herediter dengan berbagai pengaruh dari lingkungan serta pendidikan, yang membentuk
kondisi kejiwaan seseorang dan mempengaruhi sikapnya terhadap kehidupan. dapat
disimpulkan bahwa kepribadian meliputi segala corak perilaku dan sifat yang
khas dan dapat diperkirakan pada diri seseorang atau lebih bisa dilihat dari
luar, yang digunakan untuk bereaksi dan menyesuaikan diri terhadap rangsangan,
sehingga corak tingkah lakunya itu merupakan satu kesatuan fungsional yang khas
bagi individu itu, seperti bagaimana kita bicara, penampilan fisik, dan
sebagainya.
Ahmad Fauzi (1997:121) mendefinisikan kepribadian
sebagai berikut, bahwa kepribadian adalah keseluruhan pola (bentuk) tingkah
laku, sifat-sifat, kebiasaan, kecakapan, bentuk tubuh, serta unsur-unsur
psiko-fisik lainnya yang selalu menampakkan diri dalam kehidupan seseorang. Hal
itu, dilakukan karena terdapat ciri-ciri yang khas hanya dimiliki oleh
seseorang tersebut, baik dalam arti kepribadian yang baik atau pun yang kurang
baik, misalnya untuk membawakan kepribadian yang angkara murka, serakah, dan
sebagainya, sering ditopengkan dengan gambar raksasa. Sedangkan untuk perilaku
yang baik, budi luhur, suka menolong, berkorban ditopengkan dengan seorang
kesatria dan sebagainya.
b. Faktor-Faktor
Yang Mempengaruhi
Faktor-faktor yang mempengaruhi
kepribadian sukses seorang
anak:
Kepribadian itu berkembang dan mengalami
perubahan-perubahan, tetapi di dalam perkembangan makin terbentuklah pola-pola
yang tetap, sehingga merupakan ciri-ciri yang khas dan unik bagi setiap
individu. Menurut Singgih D. Gunarsa, (2000:108) faktor-faktor yang dapat mempengaruhi
kepribadian seseorang, adalah:
1) Faktor biologis, yaitu yang berhubungan dengan keadaan jasmani yang
meliputi keadaan pencernaan, pernapasan, peredaran darah, kelenjar-kelenjar
urat syaraf, dan lain-lain.
2) Faktor sosial, yaitu masyarakat yakni manusia-manusia lain di sekitar
individu, adat istiadat, peraturan-peraturan, bahasa, dan sebagainya yang
berlaku dalam masyarakat itu.
3) Faktor kebudayaan, yaitu kebudayaan itu tumbuh dan berkembang di
dalam masyarakat dan tentunya kebudayaan dari tiap-tiap tempat yang berbeda
akan berbeda pula kebudayaannya.
Perkembangan dan pembentukan kepribadian dari
masing-masing orang tidak dapat dipisahkan dari kebudayaan masyarakat di mana
anak itu dibesarkan.
Sedangkan menurut Husain Mazhahiri (dalam Singgih D.
Gunarsa, (2000:112), faktor-faktor yang membentuk kepribadian anak atau kepribadian siswa ada empat, yaitu:
1. Peranan cinta kasih dalam pembinaan
kepribadian.
2. Tidak menghina dan mengurangi hak anak.
3. Perhatian pada perkembangan kepribadian.
4. Menghindari penggunaan kata kotor.
Menurut Ngalim Purwanto (1990:162) ada beberapa alasan pentingnya orang
tua, terutama ibu dan ayah bagi pembentukan kepribadian anak dan kepribadian siswa, yakni:
1. Pengaruh itu merupakan pengalaman yang pertama-tama.
2. Pengaruh yang diterima anak itu batas dan
jumlahnya.
3. Intensitas pengaruh itu tinggi karena
berlangsung terus menerus siang dan malam.
Umumnya pengaruh itu diterima dalam suasana aman serta
bersifat intim dan bernada emosional.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kepribadian anak atau kepribadian siswa dipengaruhi oleh
banyak factor, dan salah satunya ialah peranan orang tua dalam rangka
membimbing, mengarahkan, dan memberikan jalan keluar terhadap permasalahan yang
sedang dihadapi oleh anak, karena orang tua merupakan orang yang paling dekat
dengan anak-anak sehingga akan mudah untuk memahami kepribadiannya.
2. Aspek
Perkembangan dan Karakteristiknya
Aspek
perkembangan dan karakteristik yang mempengaruhi kepribadian sukses seorang anak:
M. Ngalim Purwanto (1990:156-159) menguraikan beberapa aspek kepribadian
yang penting dan berhubungan dengan pendidikan dalam rangka pembentukan pribadi
anak, yaitu sebagai berikut:
a. Sifat-sifat kepribadian (personality traits), yaitu
sifat-sifat yang ada pada individu, seperti penakut, pemarah, suka bergaul,
peramah, serta menyendiri.
b. Intelegensi kecerdasan temasuk di dalamnya
kewaspadaan, kemampuan belajar, kecakapan berfikir.
c. Pernyataan diri dan cara menerima pesan-pesan
(appearance and inpressien).
d. Kesehatan jasmani.
e. Bentuk tubuh.
f. Sikapnya terhadap orang lain.
g. Pengetahuan, kualitas dan kuantitas pengetahuan
yang dimiliki seseorang.
h. Keterampilan (skill).
i. Nilai-nilai yang ada pada seseorang dipengaruhi
oleh adat istiadat, etika, kepercayaan yang dianutnya.
j. Penguasaan dan kuat lemahnya perasaan
k. Peranan (roles) adalah kedudukan atau posisi
seseorang di dalam masyarakat di mana ia hidup.
l. The self, yaitu anggapan dan perasaan tertentu
tentang siapa, apa, dan di mana sebenarnya ia berada.
Permainan
dapat membantu membentuk kepribadian anak atau Kepribadian siswa.
Menurut Ahmad D. Marimba, pada garis besarnya aspek-aspek kepribadian
itu dapat digolongkan dalam tiga hal, yaitu:
1. Aspek-aspek
kejasmanian, meliputi tingkah laku luar yang mudah tampak dan ketahuan dari
luar, misalnya cara-cara berbuat, berbicara, dan sebagainya.
2. Aspek-aspek
kejiwaan, meliputi aspek-aspek yang tidak segera dapat dan diketahui dari luar,
misalnya cara berfikir, sikap, dan minat.
3. Aspek- aspek
kerohanian yang luhur, meliputi aspek-aspek kejiwaan yang lebih abstrak, yaitu
filsafat hidup dan kepercayaan.
Yoesoef Noesyirawan, sebagaimana dikutip Ahmad Fauzi (1989:67)
mengelompokkan aspek-aspek kepribadian dalam empat bagian, yaitu:
a. Vitalitas sebagai konstata dari semangat hidup
pribadi.
b. Tempramen sebagai konstanta dari warna dan corak
pengalaman pribadi serta cara bereaksi dan bergerak.
c. Watak sebagai konstanta dari hasrat, perasaan, dan
kehendak pribadi mengenai nilai-nilai.
d. Kecerdasan, bakat, daya nalar, sebagai konstanta
kemampuan pribadi.
Singgih D. Gunarsa, (2000:105) memberikan saran agar dalam mengembangkan
kepribadian anak, perlu memperhatikan perkembangan aspek-aspek sebagai
berikut:
Dalam kaitannya dengan pertumbuhan fisik anak.
Perlakuan dan pengasuhan yang baik disertai dengan lingkungan yang memungkinkan
anak hidup sehat, jauh dari keadaan yang akan menimbulkan penyakit. Dalam
kaitannya dengan perkembangan sosial anak. Pergaulan adalah juga sesuatu kebutuhan
untuk memperkembangkan aspek sosial. Dalam kaitannya dengan perkembangan
mental anak. Komunikasi verbal orang tua dan anak, khususnya pada tahun-tahun
pertama kehidupan anak, besar pengaruhnya untuk perkembangan mentalnya.
3. Tugas-tugas
perkembangan siswa smp:
a. Mampu mengarahkan dan memimpin dirinya sendiri.
b. Mampu memahami dirinya sendiri.
c. Mampu memahami orang lain.
d. Mampu memahami pekerjaannya sendiri.
e. Keberanian bertindak.
f. Kemurahan hati, suka menolong.
h. Harga diri yang sehat.
i.
Kepercayaan diri
yang positif
a.
Lampiran Observasipada Remaja
I
Nama :
Karel Retarawi Beauty
Tempat, Tanggal Lahir : Dasan Anyar, 07 februari 2004
Kelas :
1
Alamat : Jln. Raya Lintas Jereweh Maluk
Agama : Islam
Tinggi Badan : 149 cm
Berat Badan : 45 kg
Bentuk Tubuh : Proporsional
Warna Kulit : Sawo Matang
Alamat : Jln. Raya Lintas Jereweh Maluk
Agama : Islam
Tinggi Badan : 149 cm
Berat Badan : 45 kg
Bentuk Tubuh : Proporsional
Warna Kulit : Sawo Matang
Petunjuk :
1.
Pada kuesioner ini terdapat 27 pernyataan. Pertimbangkan baik-baik setiap pernyataan dalam kaitannya dengan hal-hal yang
alami, dan tentukan
kebenaranya. Berilah jawaban yang benar-benar cocok dengan pilihanmu.
2.
Pertimbangkan setiap pernyataan secara terpisah dan tentukan
kebenarannya. Jawabanmu, jangan dipengaruhi oleh jawaban terhadap pernyataan
lain.
3.
Catat respon anda pada lembar jawaban yang tersedia, dan ikuti
petunjuk-petunjuk lain yang mungkin diberikan berkaitan dengan lembar jawaban. Terima kasih.
Keterangan pilihan jawaban :
|
TP
= Tidak
Pernah
|
JR
= Jarang
|
SR = Sering
|
SL = Selalu
|
No
|
Pernyataan
|
Kriteria
|
||||
TP
|
JR
|
SR
|
SL
|
|||
Mampu mengarahkan dan memimpin dirinya sendiri.
|
||||||
1
|
Saya
mengerjakan shalat tanpa diperintah
|
|||||
2
|
Saya membuat
jadwal untuk kegiatan belajar
|
|||||
3
|
Saya menonton
film Korea ketika besok ada ulangan
|
|||||
Mampu
memahami dirinya sendiri.
|
||||||
4
|
Saya tau waktu yang tepat untuk mempelajari mata
pelajaran menghapal
|
|||||
5
|
Saya
membutuhkan waktu yang lama untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru
|
|||||
6
|
Saya
menghindari hal-hal yang akan membuat mood turun
|
|||||
Mampu
memahami orang lain.
|
||||||
7
|
Saya mudah
menyesuaikan diri dengan orang lain
|
|||||
8
|
Saya sering
terlibat dalam pertikaian
|
|||||
9
|
Saya
menenangkan sahabat saya ketika sedih
|
|||||
Mampu
memahami pekerjaannya sendiri.
|
||||||
10
|
Saya cenderung
meminta bantuan teman untuk menjelaskan maksud dari suatu tugas
|
|||||
11
|
Saya berusaha
memahami apa yang tidak saya mengerti di kelas
|
|||||
12
|
Saya
memperdalam materi yang akan diujikan besok
|
|||||
Keberanian
bertindak.
|
||||||
13
|
Saya berani
mengambil resiko
|
|||||
14
|
Saya melakukan
sesuatu setelah diizinkan oleh orangtua
|
|||||
15
|
Saya belum
pernah mengerjakan sesuatu selain apa yang saya bias
|
|||||
Kemurahan
hati, suka menolong.
|
||||||
16
|
Saya membantu
membersihkan rumah pada saat hari libur
|
|||||
17
|
Saya
menyisihkan uang saku untuk disumbangkan ke kotak amal
|
|||||
18
|
Saya tidak
perduli pada teman yang sedang mengalami kesusahan
|
|||||
Mampu
menerima dirinya.
|
||||||
19
|
Saya merasa
cukup dengan apa yang saya miliki sekarang
|
|||||
20
|
Saya merasa
penampilan fisik saya sudah baik
|
|||||
21
|
Saya iri saat
teman memiliki barang yang lebih bagus daripada saya
|
|||||
Harga diri yang sehat.
|
||||||
22
|
Saya senang
mendapat jabatan di dalam kelas
|
|||||
23
|
Saya suka
melihat jawaban teman dari tugas rumah yang diberikan oleh guru
|
|||||
24
|
Saya harus
mendapat peringkat 1 di kelas
|
|||||
Kepercayaan diri yang positif
|
||||||
25
|
Saya tidak
menyontek saat ulangan
|
|||||
26
|
Saya senang
memimpin teman-teman saya
|
|||||
27
|
Saya senang
mendominasi dan membuat gaduh saat diskusi berlangsung
|
|||||
Jumlah Skor Tiap Kolom
|
||||||
Total Skor Aktual (SA)
|
||||||
Skor Maksimal Ideal (SMI)
|
108
|
|||||
b.
Lampiran Observasipada Remaja
II
Lampiran Observasipada Remaja
II
Nama :
Gabby Triamanihh Fatiah
Tempat, Tanggal Lahir : Dasan Anyar,01 Maret 2003
Sekolah : SMP Negeri 1 Jereweh
Kelas :
1
Alamat : Jln. Raya Lintas Jereweh Maluk
Agama : Islam
Tinggi Badan : 150 cm
Berat Badan : 47 kg
Bentuk Tubuh : Proporsional
Warna Kulit : Sawo Matang
Alamat : Jln. Raya Lintas Jereweh Maluk
Agama : Islam
Tinggi Badan : 150 cm
Berat Badan : 47 kg
Bentuk Tubuh : Proporsional
Warna Kulit : Sawo Matang
Tinggal bersama :Orangtua
Petunjuk :
1.
Pada kuesioner ini terdapat 27 pernyataan. Pertimbangkan baik-baik setiap pernyataan dalam kaitannya dengan hal-hal yang
alami, dan tentukan
kebenaranya. Berilah jawaban yang benar-benar cocok dengan pilihanmu.
2.
Pertimbangkan setiap pernyataan secara terpisah dan tentukan
kebenarannya. Jawabanmu, jangan dipengaruhi oleh jawaban terhadap pernyataan lain.
3.
Catat respon anda pada lembar jawaban yang tersedia, dan ikuti
petunjuk-petunjuk lain yang mungkin diberikan berkaitan dengan lembar jawaban. Terima kasih.
Keterangan pilihan jawaban :
|
TP
= Tidak
Pernah
|
JR
= Jarang
|
SR
= Sering
|
SL
= Selalu
|
No
|
Pernyataan
|
Kriteria
|
||||
TP
|
JR
|
SR
|
SL
|
|||
Mampu mengarahkan dan memimpin dirinya sendiri.
|
||||||
1
|
Saya
mengerjakan shalat tanpa diperintah
|
|||||
2
|
Saya membuat
jadwal untuk kegiatan belajar
|
|||||
3
|
Saya menonton
film Korea ketika besok ada ulangan
|
|||||
Mampu
memahami dirinya sendiri.
|
||||||
4
|
Saya tau waktu yang tepat untuk mempelajari mata
pelajaran menghapal
|
|||||
5
|
Saya
membutuhkan waktu yang lama untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru
|
|||||
6
|
Saya
menghindari hal-hal yang akan membuat mood turun
|
|||||
Mampu
memahami orang lain.
|
||||||
7
|
Saya mudah
menyesuaikan diri dengan orang lain
|
|||||
8
|
Saya sering
terlibat dalam pertikaian
|
|||||
9
|
Saya
menenangkan sahabat saya ketika sedih
|
|||||
Mampu
memahami pekerjaannya sendiri.
|
||||||
10
|
Saya cenderung
meminta bantuan teman untuk menjelaskan maksud dari suatu tugas
|
|||||
11
|
Saya berusaha
memahami apa yang tidak saya mengerti di kelas
|
|||||
12
|
Saya
memperdalam materi yang akan diujikan besok
|
|||||
Keberanian
bertindak.
|
||||||
13
|
Saya berani
mengambil resiko
|
|||||
14
|
Saya melakukan
sesuatu setelah diizinkan oleh orangtua
|
|||||
15
|
Saya belum
pernah mengerjakan sesuatu selain apa yang saya bias
|
|||||
Kemurahan
hati, suka menolong.
|
||||||
16
|
Saya membantu
membersihkan rumah pada saat hari libur
|
|||||
17
|
Saya
menyisihkan uang saku untuk disumbangkan ke kotak amal
|
|||||
18
|
Saya tidak
perduli pada teman yang sedang mengalami kesusahan
|
|||||
Mampu
menerima dirinya.
|
||||||
19
|
Saya merasa
cukup dengan apa yang saya miliki sekarang
|
|||||
20
|
Saya merasa
penampilan fisik saya sudah baik
|
|||||
21
|
Saya iri saat
teman memiliki barang yang lebih bagus daripada saya
|
|||||
Harga diri yang sehat.
|
||||||
22
|
Saya senang
mendapat jabatan di dalam kelas
|
|||||
23
|
Saya suka
melihat jawaban teman dari tugas rumah yang diberikan oleh guru
|
|||||
24
|
Saya harus
mendapat peringkat 1 di kelas
|
|||||
Kepercayaan diri yang positif
|
||||||
25
|
Saya tidak
menyontek saat ulangan
|
|||||
26
|
Saya senang
memimpin teman-teman saya
|
|||||
27
|
Saya senang
mendominasi dan membuat gaduh saat diskusi berlangsung
|
|||||
Jumlah Skor Tiap Kolom
|
||||||
Total Skor Aktual (SA)
|
||||||
Skor Maksimal Ideal (SMI)
|
108
|
|||||
v Pernyataan bernilai positif: nomor 1,2,
4,6,7,9,11,12,13,14,16,17,19,20,22,24,25,26
Keterangan :
·
SL skor 4
·
SR skor 3
·
JR skor 2
·
TP skor 1
v Skor Maksimal pada skor positif =
18x4= 72
v Pernyataan bernilai negatif: Nomor
3,5,8,10,15,18,21,23,27
Keterangan :
·
SL skor 1
·
SR skor 2
·
JR skor 3
·
TP skor 4
v Skor
Maksimal pada skor negatif= 9x4=36
Skor Total Positif + Negatif = 72+36= 108
Rumus: 
ket: NA = Nilai Akhir
SA = Skor Aktual
SMi = Skor Maksimal ideal
M
= 1/2 (S Max i + S Min i)
= 1/2 (100 + 0)
= 1/2 (100) = 50
SD
= 1/6 (S Max i - S Min i)
= 1/6 (100 - 0)
= 1/6 (100) = 16,66
![]() |
|||
![]() |
|||
≥ M + 2
SD
|
M + 1 SD
s/d < M + 2
SD
|
M – 1 SD
s/d < M + 1
SD
|
M – 2 SD
s/d < M – 1
SD
|
< M –
2 SD
|
Berarti:
84 -
100
|
(Sangat
baik)
|
67 -
83
|
(Baik)
|
33 -
66
|
(Cukup
baik)
|
16 -
32
|
(Kurang
baik)
|
0 - 15
|
(Tidak
baik)
|
Pengamatan
ini dilakukan dengan teknik rating
scalle (skala rentang) dan pengamatan perilaku pada
hari Sabtu 18 Juni 2016 dan Minggu 19 Juni
2016 terhadap dua orang anak SMP kelas 1. Bernama Karel Retarawi Beauty 12 tahun
dan Gabby Triamanih Fatiah berusia 12 Tahun dengan cara memberikan lembar
penilaian karakteristik tingkat kepribadian tetapi pemberian ini secara online
karena jarak kedua siswa dan
anak-anak
tersebut diberikan waktu yang lumayan lama untuk mengisi kolom kriteria
berdasarkan apa yang mereka alami.
Analisis
Data Hasil Pengamatan
a.
Lampiran Observasi pada Remaja I
Nama : Karel Retarawi Beauty
Teknik
Menganalisis Kepribadian
No
|
Pernyataan
|
Kriteria
|
||||
TP
|
JR
|
SR
|
SL
|
|||
Mampu mengarahkan dan memimpin dirinya sendiri.
|
||||||
1
|
Saya
mengerjakan shalat tanpa diperintah
|
v
|
||||
2
|
Saya membuat
jadwal untuk kegiatan belajar
|
v
|
||||
3
|
Saya menonton
film Korea ketika besok ada ulangan
|
v
|
||||
Mampu
memahami dirinya sendiri.
|
||||||
4
|
Saya tau waktu yang tepat untuk mempelajari mata
pelajaran menghapal
|
v
|
||||
5
|
Saya
membutuhkan waktu yang lama untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru
|
v
|
||||
6
|
Saya
menghindari hal-hal yang akan membuat mood turun
|
v
|
||||
Mampu
memahami orang lain.
|
||||||
7
|
Saya mudah
menyesuaikan diri dengan orang lain
|
v
|
||||
8
|
Saya sering
terlibat dalam pertikaian
|
v
|
||||
9
|
Saya
menenangkan sahabat saya ketika sedih
|
v
|
||||
Mampu
memahami pekerjaannya sendiri.
|
||||||
10
|
Saya cenderung
meminta bantuan teman untuk menjelaskan maksud dari suatu tugas
|
v
|
||||
11
|
Saya berusaha
memahami apa yang tidak saya mengerti di kelas
|
v
|
||||
12
|
Saya
memperdalam materi yang akan diujikan besok
|
v
|
||||
Keberanian
bertindak.
|
||||||
13
|
Saya berani
mengambil resiko
|
v
|
||||
14
|
Saya melakukan
sesuatu setelah diizinkan oleh orangtua
|
v
|
||||
15
|
Saya belum
pernah mengerjakan sesuatu selain apa yang saya bias
|
v
|
||||
Kemurahan
hati, suka menolong.
|
||||||
16
|
Saya membantu
membersihkan rumah pada saat hari libur
|
v
|
||||
17
|
Saya
menyisihkan uang saku untuk disumbangkan ke kotak amal
|
v
|
||||
18
|
Saya tidak
perduli pada teman yang sedang mengalami kesusahan
|
v
|
||||
Mampu
menerima dirinya.
|
||||||
19
|
Saya merasa
cukup dengan apa yang saya miliki sekarang
|
v
|
||||
20
|
Saya merasa
penampilan fisik saya sudah baik
|
v
|
||||
21
|
Saya iri saat
teman memiliki barang yang lebih bagus daripada saya
|
v
|
||||
Harga diri yang sehat.
|
||||||
22
|
Saya senang
mendapat jabatan di dalam kelas
|
v
|
||||
23
|
Saya suka
melihat jawaban teman dari tugas rumah yang diberikan oleh guru
|
v
|
||||
24
|
Saya harus
mendapat peringkat 1 di kelas
|
v
|
||||
Kepercayaan diri yang positif
|
||||||
25
|
Saya tidak
menyontek saat ulangan
|
v
|
||||
26
|
Saya senang
memimpin teman-teman saya
|
v
|
||||
27
|
Saya senang
mendominasi dan membuat gaduh saat diskusi berlangsung
|
v
|
||||
Jumlah Skor Tiap Kolom
|
12
|
20
|
37
|
19
|
||
Total Skor Aktual (SA)
|
88
|
|||||
Skor Maksimal Ideal (SMI)
|
108
|
|||||
NA = SA/Smi x 100
=
88/108 x 100
= 81,5
Aspek
yang diamati pada objek
a. Mampu mengarahkan dan memimpin dirinya
sendiri.
Kemampuan memimpin diri sendiri mulai berkembang, hal
ini ditunjukkan ketika waktu Shalat tiba Savanna langsung bergerak mengambil
air wudhu tanpa diperintah , namun ada hal-hal yang masih sulit untuk Savanna
mengontrollnya seperti malas mandi dan malas makan, hal itu masih butuh upaya
keras agar dilakukan secara teratur.
b. Mampu memahami dirinya sendiri.
Kemampuan memahami dirinya mulai
berkembang karena ketika sedang dihadapkan dengan masalah yang tidak bisadi tanganani ia mengetahui batas
kemampuannya, maka ia cenderung meminta bantuan kepada oranglain .
c. Mampu memahami orang lain.
Kemampuan
memahami orang lain mulai berkembang ( individu unik, sifat-sifat pribadi,
minat, perasaan ) Savanna mudah dalam menyesuaikan diri dengan orang
lain karena dia mampu memahami karakteristik masing-masing individu. Ini
ditunjukkan dengan dia mampu menempatkan dirinya pada saat dia bersama orang
yang suka bercanda atau pun pemarah. Dan juga saat dia bersama temannya maupun
orang dewasa.
d. Mampu memahami pekerjaannya sendiri.
Kemampuan memahami pekerjaan sendiri mulai berkembang
.
Hal ini ditunjukan ketika Savanna mampu
memecahkan masalah dengan pemikiran sendiri Savanna
sudah
bisa menilai baik-buruknya suatu masalah. Dan bisa mengungkapkan saran-saran
yang menurutnya tepat untuk memecahkan masalah . Namun dalam praktiknya Savanna
kadang-kadang salah tanggap dalam memahami sesuatu (salah persepsi).
e. Keberanian bertindak.
Keberanian dalam bertindak sudah cukup
berkembang, hal ini ditunjukkan ketika Savanna tidak ragu dalam mengambil
keputusan jika hal itu membuat dirinya menjadi lebih baik.
f. Kemurahan hati, suka menolong.
Sikap suka menolong, sudah mulai
berkembang hal ini ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari, Savanna sering membantu
neneknya menyapu lantai dan
membersihkan rumah saat sedang libur
sekolah. Hal ini merupakan aturan-aturan dalam keluarga Savanna yang harus dia kerjakan.
g. Mampu menerima dirinya.
Kemampuan untuk menerima dirinya sendiri
mulai berkembang, Hal ini ditunjukkan ia tidak
mengeluh akan apa yang tidak dia miliki. karena ia selalu bersyukur
terhadap apa yang ia sudah miliki.
h. Harga diri yang sehat.
Savanna sadar akan hal apa yang pantas ia kerjakan dan kurang
pas untuk dia kerjakan. Hal ini terlihat dari Savanna tidak mau mengikuti perilaku teman-temannya yang kurang baik.
Misalnyai dia tidak mau mengikuti
teman-temannya yang sering mengucapkan
kata-kata yang kurang pantas ketika
sedang bersenda guaru dan sering menyontek.
i. Kepercayaan diri yang positif
Karena dia
memiliki harga diri yang positif, dia
tidak mau menyontek saat ulangan
berlangsung, dan percaya dengan kemampuan dan usahanya sendiri.
b.
Lampiran Observasipada Remaja
II
Nama : Gabby Triamanih Fatiah
No
|
Pernyataan
|
Kriteria
|
||||
TP
|
JR
|
SR
|
SL
|
|||
Mampu mengarahkan dan memimpin dirinya sendiri.
|
||||||
1
|
Saya
mengerjakan shalat tanpa diperintah
|
v
|
||||
2
|
Saya membuat
jadwal untuk kegiatan belajar
|
v
|
||||
3
|
Saya menonton
film Korea ketika besok ada ulangan
|
v
|
||||
Mampu
memahami dirinya sendiri.
|
||||||
4
|
Saya tau waktu yang tepat untuk mempelajari mata
pelajaran menghapal
|
v
|
||||
5
|
Saya
membutuhkan waktu yang lama untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru
|
v
|
||||
6
|
Saya
menghindari hal-hal yang akan membuat mood turun
|
v
|
||||
Mampu
memahami orang lain.
|
||||||
7
|
Saya mudah
menyesuaikan diri dengan orang lain
|
v
|
||||
8
|
Saya sering
terlibat dalam pertikaian
|
v
|
||||
9
|
Saya
menenangkan sahabat saya ketika sedih
|
v
|
||||
Mampu memahami
pekerjaannya sendiri.
|
||||||
10
|
Saya cenderung
meminta bantuan teman untuk menjelaskan maksud dari suatu tugas
|
v
|
||||
11
|
Saya berusaha
memahami apa yang tidak saya mengerti di kelas
|
v
|
||||
12
|
Saya
memperdalam materi yang akan diujikan besok
|
v
|
||||
Keberanian bertindak.
|
||||||
13
|
Saya berani
mengambil resiko
|
v
|
||||
14
|
Saya melakukan
sesuatu setelah diizinkan oleh orangtua
|
v
|
||||
15
|
Saya belum
pernah mengerjakan sesuatu selain apa yang saya bias
|
v
|
||||
Kemurahan
hati, suka menolong.
|
||||||
16
|
Saya membantu
membersihkan rumah pada saat hari libur
|
v
|
||||
17
|
Saya
menyisihkan uang saku untuk disumbangkan ke kotak amal
|
v
|
||||
18
|
Saya tidak
perduli pada teman yang sedang mengalami kesusahan
|
v
|
||||
Mampu
menerima dirinya.
|
||||||
19
|
Saya merasa
cukup dengan apa yang saya miliki sekarang
|
v
|
||||
20
|
Saya merasa
penampilan fisik saya sudah baik
|
v
|
||||
21
|
Saya iri saat
teman memiliki barang yang lebih bagus daripada saya
|
v
|
||||
Harga diri yang sehat.
|
||||||
22
|
Saya senang
mendapat jabatan di dalam kelas
|
v
|
||||
23
|
Saya suka
melihat jawaban teman dari tugas rumah yang diberikan oleh guru
|
v
|
||||
24
|
Saya harus
mendapat peringkat 1 di kelas
|
v
|
||||
Kepercayaan diri yang positif
|
||||||
25
|
Saya tidak
menyontek saat ulangan
|
v
|
||||
26
|
Saya senang
memimpin teman-teman saya
|
v
|
||||
27
|
Saya senang
mendominasi dan membuat gaduh saat diskusi berlangsung
|
v
|
||||
Jumlah Skor Tiap Kolom
|
20
|
11
|
29
|
32
|
||
Total Skor Aktual (SA)
|
92
|
|||||
Skor Maksimal Ideal (SMI)
|
108
|
|||||
NA = SA/Smi x 100
=
92/108 x 100
= 85,2
Aspek
yang diamati pada objek
a. Mampu mengarahkan dan memimpin dirinya
sendiri.
Kemampuan memimpin diri sendiri kurang berkembang, hal
ini dikarenakan masih ada sikap manja pada diri Tasya.Misalnya Tasya masih
disuapi saat makan, dan masih harus disuruh-suruh untuk mengerjakan shalat.
b. Mampu memahami dirinya sendiri.
Kemampuan memahami dirinya mulai
berkembang karena ketika sedang dihadapkan dengan masalah yang tidak bisaditanganani ia mengetahui batas
kemampuannya, maka ia cenderung meminta bantuan kepada oranglain .
c. Mampu memahami orang lain.
Kemampuan
memahami orang lain kurang berkembang, karena masih ada sifat egois dan sering tidak mau
mengalah pada orang lain.
d. Mampu memahami pekerjaannya sendiri.
Kemampuan memahami pekerjaan sendiri kurangberkembang
.
Hal ini dikarenakan ketika diberikan persoalan dia cenderung membutuhkan
bantuan oranglain.
e. Keberanian bertindak.
Keberanian dalam bertindak sudah sangat
bagus, hal ini ditunjukkan ketika Tasya tidak ragu dalam mengambil keputusan
jika hal itu membuat dirinya menjadi lebih baik.
f. Kemurahan hati, suka menolong.
Sikap suka menolong, sudah sangat bagus
hal ini ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari, meskipun manja dan cenderung
egois, namun Tasyasangat menyayangi adik-adiknya, ketika dimintai tolong untuk
mengajari adiknya menjawab tugas sekolah ia sangat senang.
g. Mampu menerima dirinya.
Kemampuan untuk menerima dirinya sendiri
sangat baik, Hal ini ditunjukkan ia tidak
mengeluh akan apa yang tidak dia miliki. karena ia selalu bersyukur
terhadap apa yang ia sudah miliki.
h. Harga diri yang sehat.
Tasya lebih senang jika ia menempati
posisi strategis dalam hal pergaulan, misalnya menjadi bendahara di kelas, dan
cenderung menjadi pemimpin di antara teman-temannya.
i. Kepercayaan diri yang positif
Karena dia
memiliki harga diri yang positif, dia
sangat percaya diri dalam melakukan hal-hal yang dia yakini selama itu baik.
Berdasarkan
hasil analisis data yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa Gabby Triamanih Fatiah memiliki kepribadian yang sangat baik sementara Karel Retarawi Beauty memiliki
kepribadian yang baik hal ini dapat
diketahui dari tabel skala rentang yang setelah diolah lalu memperoleh nilai
akhir sebesar 81,5 dan 85,2 untuk Gabby Triamanih Fatiah yang menurut pedoman penilaian termasuk kategori sangat baik.
Hal ini terlihat
dari faktor-faktor yang mempengaruhinya seperti faktor biologis yaitu genetic,
tinggi badan dan lain sebaganiya hal ini merupakan turunan dari orangtua,
keduanya memiliki badan yang proporsional untuk ukuran anak SMP kelas 1 hal itu
yang membuat mereka memiliki kepercayaan diri yang positif , tidak merasa
minder, dan memahami dirinya sendiri. Masa kanak-kanak adalah masa yang
paling peka bagi proses pembentukan kepribadian seseorang yang akan mewarnai
sikap, perilaku. dan pandangan hidupnya kelak di kemudian hari. Sedangkan
perkembangan kepribadian anak itu sendiri, dipengaruhi oleh lingkungan tempat
anak itu hidup dan berkembang. Di antara faktor lingkungan yang paling
berpengaruh bagi perkembangan kepribadian anak, adalah orang tua yang mengasuh
dan membimbingnya beserta suasana kehidupan yang dibina. Dalam konteks
lingkungan keluarga inilah, maka kehadiran orang tua akan turut mempengaruhi
dan mewarnai proses pembentukan kepribadian anak selanjutnya.
sebagai hasil sosialisasi sejak ia
dilahirkan. Kepribadian menunjuk pada pengaturan sikap-sikap seseorang untuk
berbuat, berpikir, dan merasakan, khususnya apabila dia berhubungan dengan
orang lain atau menanggapi suatu keadaan. Untuk itulah, pembahasan kepribadian
sangat menarik dan penting dalam sosiologi. Hal ini disebabkan menyangkut
karakteristik dari tingkah laku sosial seseorang dan erat kaitannya dengan
proses sosialisasi. Kepribadian sesungguhnya merupakan integrasi dari
kecenderungan seseorang untuk berperasaan, bersikap, bertindak, dan berperilaku
sosial tertentu. Dengan demikian, kepribadian memberi watak yang khas bagi
individu dalam kehidupan sehari-hari. Kepribadian bukanlah perilaku, namun
kepribadianlah yang membentuk perilaku manusia, sehingga dapat dilihat dari
cara berpikir, berbicara, atau berperilaku. Kepribadian lebih berada dalam alam
psikis (jiwa) seseorang yang diperlihatkan melalui perilaku.
Saran
tindakan yang perlu dilakukan lagi oleh anak tersebut terhadap dirinya adalah:
1) Meningkatkan
kemampuannya dalam mengarahkan dan memimpin dirinya sendiri.
2) Lebih
mengenal dirinya sendiri kembali supaya benar-benar bisa memahami bagaimana
dirinya sendiri.
3) Terus
belajar dan mengembangkan diri dalam memahami orang lain.
4) Lebih
menghargai orang lain
5) Lebih cepat lagi dalam mengambil
tindakan.
6) Tetap
tanamkan dalam dirinya agar tetap bermurah hati dan suka menolong orang lain.
7) Belajar
untuk tetap bisa menerima dirinya sendiri.
8) Tanamkan
dan kembangkan lagi harga diri dan kepercayaan diri yang positif dalam dirinya.
Ahmad Fauzi .1997. Psikologi Umum, Bandung: Pustaka
Setia.
Ahmad D. Marimba.1999. Pengantar
Filsafat Pendidikan Islam. Bandung: PT. Al Ma'arif.
Agus
Sujanto .1996. Psikologi Kepribadian, Jakarta:
Aksara Baru.
Allport,
G. W. 1961. Pattern and growth in
personality. New York: Holt,
Rinehart & Winston.
Agus
Sujanto .1986.. Psikologi Kepribadian, Jakarta:
Aksara Baru.
Allport,
G. W. 1961. Pattern and growth in
personality. New York: Holt,
Amir
Daien Indrakusuma. 1973. Pengantar Ilmu Pendidikan, Surabaya: Usaha Nasional.
Anonim.
2013. Gambaran Kepribadian Sukses.
Diakses pada http://manajemenuty12.blogspot.com
tanggal 20 Juni 2016.
M.
Athiyah Al-Abrasy. 1990. Dasar-dasar
Pokok Pendidikan Islam, Jakarta:
Bulan Bintang.
Ngalim
Purwanto. 1990 .Psikologi Pendidikan, Bandung: PT.Remaja
Rosda Karya.
Wahyuningrum,
Enjang. 2010. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Anak. Diakses
pada
Yusuf,LN,
Syamsu & Nurihsa, Juantika.2007.Teori
Kepribadian.Bandung:Rosda.



Komentar
Posting Komentar